|
Imam Ibnul Qayyim pernah membahas firman Allah Swt. yang artinya, “Wahai
orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa
melihat apa yang ia lakukan untuk hari esok. Dan bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian lakukan.” (QS. Al-Hasyr:
18). Imam Ibnul Qayyim mengatakan, bahwa perintah Allah dalam ayat tersebut
mengandung anjuran kepada setiap orang untuk dua hal. Pertama, mengevaluasi
diri masing-masing. Dan kedua, melihat dan menghitung apakah perbekalan yang
telah ia persiapkan di dunia sudah cukup saat ia bertemu dengan Allah atau
belum.
Jangan
Berputus Asa
Janganlah berputus asa karena ia bukan akhlak kaum muslimin. Hakikat hari
ini adalah impian hari kemarin, dan impian hari ini adalah kenyataan hari
esok. Kesempatan masih luas dan unsur-unsur kebaikan masih kuat dan besar
dalam jiwa kalian yang mukmin, meskipun tertutupi oleh berbagai fenomena
kerusakan. Yang lemah tidak selamanya lemah, dan yang kuat tidak selamanya
menjadi kuat. (Imam Hasan al-Banna) |